Minggu, May 09, 2021

Mengenal Bipolar dalam Acara Psycho Education HMJ Psikologi Islam

HMJ Psikologi Islam IAIN TULUNGAGUNG-Bidang Pengabdian Masyarakat (BPM), pada hari Sabtu, 17 April 2021 pukul 10.00 WIB telah mengadakan Serangkaian acara Psycho Education melalui media virtual yaitu zoom.

Acara tersebut bermaksud untuk memberikan informasi kepada peserta tentang gangguan kesehatan mental yang sebenarnya dialami oleh banyak orang tapi hanya sedikit yang memahaminya. Maka dari itu kami mengangkat tema Bipolar. Webinar bertajuk Psycho Education tersebut berjudul "What's On Bipolar?" yang dipilih berdasarkan kesepakatan seluruh panitia. Untuk mendukung kesuksesan acara tersebut, kami juga mengundang beberapa sekolah SMA/SMK/MA untuk bekerjasama dengan mengirimkan 5 orang siswa sebagai delegasi dalam acara tersebut. 

Beberapa sekolah tersebut yakni : 

1. MAN 1 Kab Blitar 

2. SMAN 1 Srengat 

3. MAN 1 Tulungagung 

4. SMAN 1 Kauman

5. SMK Kesehatan Brawijaya Tulungagung

6. SMKN 2 Trenggalek

7. SMK Kesehatan Brawijaya Durenan

8. SMK Bhakti Wiyata Kediri 

9. MAN 2 Kab Kediri

Dalam acara Psycho Education tersebut, kami turut mengundang Ibu Ayu Imasria Wahyuliarmy. M. Psi selaku Psikolog RS dokter Iskak dan juga Dosen Psikologi Islam IAIN Tulungagung sebagai pemateri. Serta Isna Farihatul Husna, mahasiswa Psikologi Islam semester 4 IAIN tulungagung sebagai moderator. 

Tidak hanya memberikan materi terkait identifikasi mengenai bipolar, namun pemateri juga memberikan gambaran beberapa macam terapi untuk merelaksasi diri. 

Ada beberapa peserta psycho edukasi yang mengatakan "Bahwa mereka jadi bisa membedakan antara bipolar, hipomania, dan depresi yang mana gelaja yang ditimbulkan hampir sama. Tidak itu saja mereka juga menjadi lebih bisa untuk mengontrol emosi, tahu cara mengatasi gejala bipolar, dan juga dengan mengikuti terapi tersebut mereka menjadi lebih baik dari sebelumnya"

Meskipun terdapat beberapa kendala pada awal acara, namun kesuksesan dan kelancaran acara ini dapat dilihat dari antusiasme peserta yang melampaui target panitia serta konsistensi kurang lebih 150 peserta yang berada pada room zoom sejak awal hingga akhir acara.