Minggu, May 09, 2021

Workshop Nasional Evaluasi Dan Penyempurnaan Kurikulum Manajemen Dakwah Menuju Kampus Merdeka Belajar

Mandailing Natal, 10 April 2021. IAIN Tulungagung bekerjasama dengan STAIN Mandailing Natal Sumatera Utara telah menggelar Workshop Nasional Kurikulum Manajemen Dakwah Berbasis Merdeka Belajar yang diselenggarakan pada hari Sabtu tanggal 10 April 2021. Acara dimulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB dan dihadiri oleh 307 peserta via zoom. Mayoritas peserta adalah dari kalangan mahasiswa jurusan manajemen dakwah, para peneliti di bidang kurikulum, stake holders dan para dosen dari seluruh wilayah di Indonesia. Workshop tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari MoU antara dua lembaga tersebut di bidang pengembangan Tridharma Perguruan Tinggi.

Acara dibuka dengan sambutan Ketua STAIN Madina (Bpk. Dr. H. Torkis Lubis, L.c., D.E.S.S). Beliau menyampaikan bahwa melalui workshop Nasional ini, Program Studi Manajemen Dakwah STAIN Mandailing Natal diharapkan mampu merekonsruksi satu bentuk kurikulum yang integratif dan transformatif guna mewujudkan lulusan yang unggul dan profesional di bidang dakwah. Sebab kurikuum berbasis merdeka belajar memiliki tiga tipologi, yaitu competence, out class dan participation.

Dekan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (Bpk. Dr. H. A. Rizqon Khamami, Lc., MA.) menyambut baik acara tersebut, untuk itu Dekan menugaskan Ketua Jurusan Manajemen Dakwah (Dr. Ois) untuk menjadi salah satu Narasumber Inti dalam workshop Nasional tersebut. Adapun makalah yang disampaikan oleh Dr. Ois berjudul “Distingsi Kurikulum Manajemen Dakwah IAIN Tulungagung Berbasis Merdeka Belajar”. 

Beliau menegaskan bahwa ada tiga pilihan penjurusan yang bisa diambil oleh mahasiswa, yaitu: Pertama, matakuliah  yang  mencetak mahasiswa untuk menjadi Intruktur Haji dan Umroh. Kedua, matakuliah  yang  mencetak mahasiswa untuk menjadi Manajer Lembaga Dakwah dan event organizerKetiga, matakuliah  yang  mencetak mahasiswa untuk menjadi Researcher (peneliti) di bidang pengembangan dakwah.

Ketua Prodi Manajemen Dakwah STAIN Madina (Ibu. Siti Rahma Harahap, M.A.) sebagai inisiator Workshop Nasional menegaskan bahwa acara ini bertujuan untuk mengevaluasi dan menyempurnakan kurikul program studi manajean dakwah menuju kampus merdeka belaar yang telah dicanagngkan semenjak tahun 2020 oleh menteri pendidikan Indonesia Bpk. Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A. Adapun Sekertaris Prodi Manajemen Dakwah STAIN Madina (Ibu. Elismayanti Rambe, M.Kom.I) bertugas sebagai moderator yang memimpin langsung jalannya workshop nasional tersebut hingga berjalan dengan sukses dan memperoleh antusis dari seluruh peserta.

Narasumber Kedua (Bpk. Dr. Hasnun Jauhari Ritonga, M.A.) dan Narasumber Ketiga (Bpk. Irfansyah Nasution, S.Ag., M.M) sepakat bahwa mahasiswa lulusan/alumni jurusan manajemen dakwah saat ini, telah banyak mengisi berbagi profesi kerja yang sangat prestisius, di antaranya: Menjadi Bintal di TNI/Polri, PNS, Guru Agama, Dosen, Penyuluh Agama, Instruktur Haji dan Umroh, Manajer Lembaga Dakwah, Kepala Madrasah, Peneliti, Petugas Haji, Guide/Pramuwisata, Manajer Event Organiser, Petugas Pencatat Nikah di Kementerian Agama, Penulis Buku, Pengamat Politik dan Moderasi Beragama, Trainer Manajeman Lembaga Dakwah, dll.

Peserta worshop yang juga dosen STAIN Madina (Ibu Nura Harahap) sempat bertanya pada Dr. Ois bagaimana Jurusan Manajeman Dakwah IAIN Tulungagung mampu meluluskan semua mahasiswa angkatan pertama (2017) dengan masa studi hanya 3.5 tahun. Dr. Ois menjawab bahwah prestasi tersebut tak lepas dari Kebijakan Pimpinan IAIN Tulungagung khususnya Rektor, Dekan dan Para Wadek yang berhasil memutuskan gebrakan spektakuler, yaitu tugas akhir pasca pandemi bagi mahasiswa Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah tidak lagi dibebani dengan penulisan skipsi, akan tetapi sebagai gantinya, mahasiswa diwajibkan untuk menulis artikel ilmiah yang harus diterbitkan pada jurnal-jurnal ilmiah baik dalam maupun luar negeri. Dampak positif dari kebijakan tersebut adalah meningkatnya indeks lietrasi kampus secara nasional. Bahkan karya-karya mahsiswa telah termuat di Jurnal-jurnal Terindeks Sinta-2 yaitu:  Muhammad Adi Firmansyah / 12311173008 dengan judul artikel “Manajemen Dakwah Transformatif KBIH Ta'awun Tulungagung”. Rinta Dwi Anggraini / 12311173006 dengan judul artikel “Feminisme Dakwah dalam Film Habibie & Ainun 3”. Siti Muntoyibah / 12311173003 dengan judul artikel  “Orkestrasi Dakwah Habib Syekh  Melalui Musik Religi”. Adapun karya-karya mahsiswa telah termuat di Jurnal-jurnal Terindeks Sinta-3 yaitu:  Lutfi Fatmasari / 12311173014 dengan judul artikel  Strategi Dakwah Nahdlatul Ulama melalui instagram @Nuonline_id  Mega Indah / 12311173001 dengan judul artikel  ”Konsep Dakwah Ustaz Hanan Attaki Terhadap Perilaku Remaja di Era Milenial”.