Kamis, Feb 25, 2021

KMJ KPI Gelar Workshop Pengembangan Kapasitas Kelembagaan

Pengembangan kapasitas adalah suatu proses yang dialami oleh individu, kelompok, organisasi, lembaga dan masyarakat untuk meningkatkan kemampuan mereka agar dapat melaksanakan fungsi-fungsi essensial, memecahkan masalah, menetapkan dan mencapai tujuan, mengerti dan menangani kebutuhan pengembangan diri mereka dalam suatu lingkungan yang lebih luas secara berkelanjutan (CIDA, 2000). Pengertian tersebut mengisyaratkan perlunya melakukan pemetaan pada setiap langkah dalam mencapai suatu tujuan.

Hal inilah yang melatarbelakangi para mahasiswa yang tergabung dalam Komunitas Mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KMJ KPI) untuk mengadakan Workshop Pengembangan Kapasitas Kelembagaan, hari ini, Senin (23/11/2015) di Gedung Aula Utama Kampus IAIN Tulungagung. Sebagai salah satu jurusan di Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah yang baru “lahir” pada tahun ini, jurusan Jurusan KPI belum memiliki organisasi kemahasiswaan. Workshop ini merupakan langkah awal dalam upaya pembentukan organisasi kemahasiswaan, sebagai wadah bagi mahasiswa dalam proses aktualisasi diri sesuai disiplin ilmu.

Narasumber workshop ini adalah Ketua Jurusan KPI, Dr. H. Nur Kholis, M.Pd. Dalam paparannya, para mahasiswa Jurusan KPI yang berjumlah 34 orang dipandu untuk menentukan apa saja yang menjadi harapan dan kekhawatiran mereka atas organisasi kemahasiswaan. Harapan dan kekhawatiran tersebutlah yang akan dikerucutkan sebagai visi dan misi organisasi.

Selain brainstorming penyusunan visi dan misi organisasi, workshop ini juga menghasilkan kesepakatan untuk membagi konsentrasi dan kajian dalam 3 bidang: broadcasting, jurnalistik, dan retorika. Untuk masing-masing bidang tersebut telah dibentuk tim-tim kecil yang akan menyusun program dan kegiatan. Program dan kegiatan ini akan diselaraskan dengan visi dan misi organisasi.

Tim kecil memiliki waktu 1 minggu untuk menyusun program, kegiatan, dan rekomendasi yang akan disampaikan pada pertemuan KMJ KPI. Dalam pertemuan ini diharapkan sudah dapat tercapai kesepakatan pendirian organisasi mahasiswa jurusan yang resmi. Semoga ikhtiar ini dapat menghasilkan output berupa suatu organisasi yang dapat mewadahi kegiatan-kegiatan mahasiswa serta mampu bersaing dengan organisasi-organisasi sejenis dalam menghasilkan produk unggulan di ranah ilmu komunikasi.[*]