Rabu, Mar 22, 2017

Ketua Jurusan FILSAFAT AGAMA

DR. Akhmad Rizqon Khamami, Lc., M.A.

Akhmad Rizqon Khamami lahir di wilayah pantura Jawa Tengah, tepatnya di kabupaten Batang. Ia menamatkan pendidikan dasar di SDN Kepuh, dan sekolah menengah pertama di SMPN 2 LImpung. Sedangkan sekolah menengah atas di SMA Takhasus Al-Qur'an, Kalibeber, Wonosobo. Ia belajar di bawah asuhan seorang ulama kharismatik dan disegani, Allah yarham K.H. Muntaha al-hafidz, pengasuh pondok pesantren Al-Asy'ariyyah.

Selepas menamatkan pendidikan di pesantren ini ia mendapatkan tugas belajar ke negeri seribu satu malam, Baghdad, Iraq. Pendidikan strata I ia selesaikan di Saddam University for Islamic Studies dalam al-fikr al-Islamy wa al-aqidah (pemikiran Islam dan Aqidah) pada tahun 1998. Selama kuliah di Baghdad ia juga belajar secara privat pada mufti Iraq kala itu, Syekh Abdul Karim al-Mudarris hingga masa ijin tinggal habis pada tahun 1999. Di negeri seribu satu malam ini ia terlibat aktif dalam kegiatan kemahasiswaan. Pada tahun 1993-1994 ia menjabat sebagai ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Iraq. Pada tahun 1997 bersama sejumlah mahasiswa Indonesia, ia membidani kelahiran Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) Iraq.

Selepas dari Iraq, ia melanjutkan pendidikan strata 2 di Jamia Millia Islamia, New Delhi, India dalam Islamic Studies. Pendidikan ini ia selesaikan tahun 2005 . Kegiatan organisasi tidak ia tinggalkan selama di negeri Hindustan ini. Tercatat selama beberapa kali ia menjabat sebagai Ketua I Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) India.

Pada pertengahan tahun 2010 ia mendapatkan beasiswa dari Kementerian Agama RI untuk melanjutkan kuliah program doktoral di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel, Surabaya yang telah dirampungkan pada tahun 2014. Ia mengangkat disertasi berjudul "Hubungan Sains dan Islam dalam Perspektif Fethullah Gulen".  Dalam disertasi ini ia membahas problem utama filsafat agama, yaitu hubungan sains dan agama.[]

 

Artikel:

  • "Erdogan Versus Gulen: Perebutan Pengaruh antara Islam Politik Post-Islamis dengan Islam Kultural Apolitis," Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam, Vol. 16, No. 2 (November 2016), 273-293.
  • "Tasawuf Tanpa Tarekat: Pengalaman Turki dan Indonesia," Teosofi: Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam, Vol. 6, No. 1 (Juni 2016), 1-28.
  • "Kontribusi Gerakan Nurcu dalam Kebangkitan Islam di Turki", ISLAMICA: Jurnal Studi Keislaman, Vol. 10, No. 1 (September 2015), 1-26.
  • "Membangun Peradaban dengan Epistemologi Baru: Membaca Pemikiran Sad Nursi", Tsaqafah: Jurnal Peradaban Islam, Volume 11, Nomor 1, Mei 2015.
  • "Dialog Antar-iman sebagai Resolusi Konflik Tawaran Mohammed Abu-Nimer".  Jurnal Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam, Volume 14, No. 2 (2014).
  • “Dialog Antariman dalam Perspektif Fethullah Gulen", RELIGIO: Jural Studi Agama-agama, Volume 2, Nomor 1 (2012)
  • “Relasi Agama dan Politik: Studi Kasus RSS dan NU”. Jurnal Tashwirul Afkar, edisi 17. 2004

 

Buku:

  • Richard Dawkins dan Pemikiran Atheisme: Studi Memahami Gelombang Baru New-Atheism, STAIN Tulungagung Press, cet. I, Desember 2010.

 

Terjemah Buku:

  • Liberalisasi Teologi Islam, Membangun Teologi Damai Dalam Islam. Terjemahan dari buku Developing Teology of Peace of Islam oleh Asghar Ali Enginer, Yogyakarta: Alenia, 2004

 

Lain-lain:
Karyanya dikutip oleh sejumlah penulis, terekam di Google Scholar http://scholar.google.com.cn/citations?user=HgwepJgAAAAJ&hl=en