Minggu, Sep 15, 2019

Mahasiswa AFI Menjalin Keakraban di Pantai Sine

Malam Keakraban jurusan Akidah dan Filsafat Islam telah digelar. Kegiatan Ini bertujuan untuk menjalin kekeluargaan antar mahasiswa, juga sebagai pengenalan jurusan itu sendiri. Malam keakraban (Makrab) tersebut diadakan selama dua hari, Jum’at-Sabtu, 24 – 25 Agustus 2019.

Pelaksanaan hari pertama, tepat pukul 09.30 bertempat di ruang Institute for Javanese Islam Research. Kegiatan tersebut dibuka oleh Ketua Jurusan Aqidah dan Filsafat Islam, Akhol Firdaus. Acara Dilanjutkan dengan pengenalan dosen dilingkungan jurusan. Adapun rangkaian selanjutnya, dilakukan di pantai Sine Tulungagung. Habibur Rahman Tamba mahasiswa AFI semester VII, sekaligus ketua DEMA, memberikan materi Antropologi kampus. Tidak hanya itu, acara selanjutnya di isi dengan Focus Group Discussion (FGD) yang dipantik oleh Mohammad Shobirin.

Makrab tersebut diikuti oleh 20 mahasiswa semester I. Betapapun itu, tetap tak menyurutkan antusias peserta. Huda mahasiswa baru AFI mengungkapkan “ makrab menjadikan kita lebih dekat satu sama lain. Di AFI tidak melulu soal filsafat, kita dilatih untuk peka dengan hal sekitar”. Seperti ciri khas Filsafat, berfikir secara radikal, yakni berupaya untuk menyajikan suatu pandangan sistematik dan lengkap tentang realitas secara menyeluruh.

ketua pelaksana, Dimas, memiliki alasan tersendiri dalam memilih lokasi di pantai sine. Menurutnya, salah satu tujuan tersebut dimaksudkan untuk mendapati suasana yang berbeda. Pantai dengan keindahannya memberikan suasa sejuk yang bisa membuat rileks bagi penikmat alam.

Sesuai dengan tema “Tabu Filsafat”, Dimas, menegaskan dalam mempelajari filsafat harus tahu tabunya atau pantanganya. Seperti halnya malas membaca, hingga malas berdiskusi. Sebagai calon intelektual harus mampu berpikir secara rasional juga logis. karena dengan Filsafat, dapat membentuk pemikiran diplomatis yang bisa menjadikan peka terhadap lingkungan sekitar, juga bertindak anti-apatis.

Sebagai mahasiswa Aqidah dan Filsafat Islam, Meningkatkan kapasitas diri merupakan suatu kewajiban. Melalui makrab ini, kesadaran untuk terus belajar, menggali dan mengembangkan kemampuan terus ditumbuhkan. Selain itu, bagaimana kita mampu berkontribusi dalam masyarakat dan membuat perubahan disana.

Adapun pesan dari ketua pelaksana untuk makrab kali ini, “Tumbuhkan kekeluargaan dalam individu hingga tercapai kekeluargaan sesama, tak ada kata tersesat saat berjuang”