Sabtu, Dec 14, 2019

Merawat Motivasi Melalui Bahasa

Senin (7/01/2019), satu minggu setelah momen tahun baru berlalu ada semangat baru yang nampaknya hadir dari mahasiswa bidikmisi yang tergabung dalam ForMaSi FUAD. Pada pagi menjelang siang tersebut merupakan acara pembukaan sekaligus penyerahan sekitar 27 mahasiswa bidikmisi FUAD oleh Dr Salamah Noorhidayati, M. Ag (Wakil Dekan III FUAD) dari pihak Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) kepada lembaga pengembangan pemantapan TOEFL Gajahmada Language Center, yang beralamatkan di  Jl. Mayor Sujadi No. 26B Jepun Tulungagung. Kursus intensif TOEFL ini akan dilaksanakan dalam durasi 3 bulan dengan 36 kali pertemuan. Acara di buka langsung oleh Wakil Rektor III bidang kemahasiswaan dan kerjasama, Dr H Abad Badruzaman, Lc, M. Ag.

Ketua pelaksana menyampaikan bahwa pengembangan bidikmisi FUAD angkatan 2015 berbeda dengan fakultas lain. Dan hal itu berdasarkan kesepakatan bersama. Berkenaan dengan hal itu, dalam sambutanya Dr Salamah menekankan kepada para peserta pengembangan tersebut untuk fokus dan bersungguh-sungguh dalam berproses di bidang bahasa tersebut, karena betapa pentingnya ilmu toefl yang akan di perdalam itu. Disisi yang lain semua itu telah menjadi amanah pemerintah melalui dana bidikmisi untuk di maksimalkan oleh mahasiswa penerima bidikmisi tersebut. Senada dengan hal itu Dr Abad Badruzaman pun menekankan betapa disayangkanya jika dana yang teralokasikan untuk mahasiswa bidikmisi tersebut jika tidak dimaksimalkan sebagai sebuah program pengembangan yang menunjang skill dan kemampuan mahasiswa tersebut. Apalagi terkait bahasa Inggris, betapa pentingnya guna merengkuh dunia yang kian hari menekankan persaingan. Maka kemampuan berbahasa Inggris adalah salah satu upaya agar kita tidak dibodohi oleh suatu kaum, ungkap Abah Abad singkat dan padat.

Irfan Fauzi, ST selaku (Direktur GAMA INSTITUTE) menerima peserta pengembangan toefl dengan welcome dan senang hati. Beliau menambahkan bahwa selain bahasa Inggris sebagai bahasa internasional, ada tambahan yang harus dipelajari yaitu IT. Hal itu semuanya dalam hal merawat motivasi terutama untuk kaum muda. Tentulah harapan semua pihak agar dari jumlah 27 mahasiswa tersebut ada bibit-bibit mahasiswa yang dapat berprestasi, terutama dapat melanjutkan study ke luar negeri. Dalam hal ini tentulah semua peserta wajib berterimakasih kepada semua pihak, utamanya atas skema yang di daulat oleh Dr Ahmad Rizqon Khamammi, Lc, MA selaku Dekan FUAD yang diamanati melalui institut sebagai lembaga yang menaungi mahasiswa bidikmisi.

Semoga sukses... menutup acara pembukaan pengembangan toefl tersebut. Acara pun di tutup dengan do'a dan berfoto bersama.